بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Hidup Senasib

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Hidup Senasib":

hidup terlunta-lunta
dibuat susah sendiri, tapi bukan maunya
keadaan... alam...
seakan belum berpihak, begitu kiranya
jauh harapan sebelum bertindak
sepotong nasib disalahkan
keadilan dikatakan dusta

dia bujang beranak kata
hidup dari nyanyian...
tak indah, namun baginya sarat kepribadian
entahlah, dia berayun mimpi
seperti kesudahan yang memulung di pojok temaram jingga
masih terlunta-lunta
bukan maunya, namun ia selalu begitu

separuh jaman habis luapkan sandiwara
dia menyesal..., tapi tak bertindak
masih sama...
terlunta-lunta, renungi nasib di khayal hari

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar