بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Di Tepi Tahajudku

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Di Tepi Tahajudku":

kembali membuka wacana surga
tuk melewati cakrawala doa
di tajahud yang mengiba,
harap

pun aku bersemi seorang diri
menepi di sudut taqarrub Illahi
bertekuk pada wahana sujud bersuci
lalu tuangkan sajadah syukur nan sepi
di bumi-langit yang merambah sunyi

sejak dulu,
ranggas hidup menjadi kerontang hati
bertalu mengejar semunya mimpi
berdetak seketika ajal seiya nasib
perlahan jeruji ababil menyayat perih
parau...

aku menyepi,
tahajud ini bukanlah dini yang asing
bukan pula lena yang mengiris luapan nafsu
namun ia laksana pagi di mentari bening
sebelum takut mencumbu solat yang putih
ditawari wudhu sang pusara

#semoga puisi ini mengantarkanku pada tahajud yang khusuk. amin ya Allah#

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar