بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Petang

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Petang":

petang ini begitu sunyi
tak seperti yang lalu
petang ini begitu pilu
tak seperti yang lalu
Tuhan...
masih adakah petang-petang yang lebih baik?

dan ingatkah ketika petang itu beranjak
keluar dari jeruji waktu yang mengekang?
ingatkah saat air mata terpaksa turun menjuntai
dari keberadaan udara yang terhisap?
ingatkah?

Tuhan...
mengapa petang ini begitu beda?
padahal mereka ramai-ramai mengumpulkan suara
mengapa petang-petang tak dapat menemui senja?
padahal belum usai

Jakarta, 2012

{ 1 komentar... read them below or add one }

Anonim mengatakan...

Makasih sob. Puisinya begitu sahdu.

Posting Komentar