بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Gerak Patung

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Gerak Patung":

bergerak! berdebar!
patung-patung menangis
senja t'lah usai, begitu

bergerak!
lalu terjungkal. mati.
dan bintang-bintang beradu akal
beda!
sama!
menang!
kalah!
pun patung-patung diam berhasrat
: tertawakah ia (?)

di mana kesaksian?

berdebar!
debarkan hati berdebar
dan waktu berlari, mengejar
matahari sudah terbenam, tak terbit (pesannya)
pagi!
siang!
malam!
patung-patung mencuci wajah
melap duka yang berduka
sebab berdebar dan kembali pekat

kemana kesaksian?

sirna bintang terbakar api
patung berabu tersisa kaki
dan kisah... sebuah kisah.

bergerak! berdebar!
pada titik,
henti!
patung-patung tiada

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar