بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Di Ujung Langit

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Di Ujung Langit":

kemayu pagi seperti diriku
berdaging rapuh, tak henti belas kasih harapan
aku sedang mencari,
kerikil yang berjatuhan dari sana
angan-angan yang menggantung karena tak mengerti

aku tak menyadari jika aku sedang bermimpi
dan aku pun tak mengetahui jika ini nyata
biarkan ombak bernyanyi,
beburung menari di atas deruan alam,
yang menyisakkan tangis perih tak tertahan

lalu aku ingin bangkit
merasakan apa yang dirasakan hati
memahami apa yang dibuatkan pikiran
dengungkan iman,
gaungkan apa yang telah merasuk
takbir, tasbih, dan tahmid

enyahlah...,
pagiku tak kemayu
subur laksana mentari yang menyemangatkan hari
di ujung langit

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar