بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Tasbih

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Tasbih":

sebening tasbihku yang terulur dari jemari ini
sudilah kiranya jika kau terdiam sejenak
keheningan...
mencumbu batas tuk hadirkan tenang
gumamkan syahdu di dasar hati
seperti lalu, sesaat rahim ibunda terkuak tangisan rindu

di dhuha yang tenang
di tahajud yang sunyi
di rumah inilah aku bersemayam terperi rasa

tasbihku menjalar,
buatkan agenda yang muncul di hadapan sang hati
memungut lembaran-lembaran yang berserakan
memaksaku segera...
sudahkah mimpi menampakkan nyata?
di kala...
kalimat terakhir dari surau yang terhunus tasbih

terlena jua...
bergerak tuk dengarkan sang nurani berhasrat doa
dari tasbih yang tak bersuara

~puisi yang tergeletak~

{ 2 komentar... read them below or add one }

Fikri mengatakan...

Jos kak, hem... tapi belum ngerti apa di balik ini... ada peristiwa apakah?

Zuwaily mengatakan...

tidak ada peristiwa apa-apa. hanya mencoba merasakan keagungan Sang Pencipta.

Allah Maha Segalanya

#salam#

Posting Komentar