بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Di Batas Tahajud

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Di Batas Tahajud":

sebelum tegakku luntur
kuingin satu kesetiaan di hati
sebelum segalanya luruh
kudapat peluk mimbar-mimbar yang bisu
dan dari gerbang menuju pintu
ingin kuketuk dan ucapkan janji pada waktu bermula

pada hadapan liang lahat
di bawah doa-doa
dalam kepingan surah yang teronggok di atas dipan
sebuih rasa menyesak napas lalu menyembilu saraf-sarafku yang menjalar
aku bertakbir!
bertahmid!
bertahlil!
pun bersujud pada malam-malam yang sunyi
dentingkan aurora cinta di atas sajadah lusuhku yang goyah

dalam tenang...
pada harap tahajud sebelum senja umurku
ingin selalu kukecup bunga-bunga di hadapan
dengan air mata
taubat penghambaan
pun sesal yang terkatung-katung mengiba pahala

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar