بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Selama Bukan Selamanya

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Selama Bukan Selamanya":

selamanya tak akan selalu begini
pasti sedikit ada perubahan
selama wajahmu tak akan pucat begitu

ketika pagi
langkahmu gontai sebelum menanak nasi tuk bantu ibu
ketika siang
tubuhku terpengkur di atas kasur yang empuk
ketika sore
wajahmu terbasuh di antara ilalang kata
ketika malam
kau di hadapan ketua kampung

sekiranya mereka bilang:
selamanya hanya sebatas waktu yang dipisahkan tanah

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar