بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Luka Berderap Pilu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Luka Berderap Pilu":

begitu banyak onak yang bertebaran
di antara jalan-jalan pematang
aku ragu melangkah
tersendat malu memburu
bertabur takut di ujung pilu

sebelum tiba
dan sekiranya tak jua kutemukan ilalang menusuk
ragaku tak akan perih berderai
menyusut pada pori-pori yang terjatuh
habiskan keringat membumi
lalu lantak terjungkal
di batas jeruji onak yang menganga

aku tertekan
sendiri
sembilu
di sebuah masa yang tak mungkin bermasa

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar