بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Rindu-rindu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah… berikut Puisi “Rindu-rindu”:

kuketuk rindu-rindu
yang terkunci karena kata
kuketuk lagi,
pelan seketika berdentum ombak
cukuplah sudah

ini adalah hari
bukan bulan yang lama ditunggu
bahkan lebih dari waktu
yang berbunyi-bunyi detik dan detak
apalagi tahun dan windu
berarak abad
- yang masih diam tak bergerak

dan kuketuk rindu-rindu
berkali pada serpihan kaca yang pecah lusa
di depan nanar ragu sebab tak terkuak
aih..., rindu-rindu itu sembunyi
pada waktu
pun cerita yang pernah dibuat lalu

lalu cukuplah sudah
rindu-rindu tak lagi merindu
sebab habis waktu di tengah
- bulan yang berdetak

Jakarta, 2012

{ 2 komentar... read them below or add one }

RIYAN mengatakan...

cocox nich bwt status fb..!

Zuwaily mengatakan...

terima kasih atas apresiasinya

salam

Posting Komentar