بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Simfoni Persahabatan

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Simfoni Persahabatan":

kau berlari saat burungburung itu menepi
di atas pohon kelapa melambai
seketika kau menatap nyiur menengadah
pada batas air mata menuju tamantaman
dan tersendat tuk hentikan langkah

suatu senja ketika sayup
perlahan mataku berjatuhan dalam simfoni
yang menggerakkan ombak
pada degup jantung tak teratur nada
lalu kupastikan tangantangan itu tak merekat,
kembali
sebab bahtera tak berawak di hadapan
mengapung di antara sesak napas kita

dan kau berlari
menyusuri titah sejarah yang pernah kau titipkan
pada dinding kemesraan kita
dengan kening bercahaya melalui redup pongah dan kelu
di setiap tangan dan kaki yang merawat wajahwajah
bukan milik kita

pun sesal bukanlah sebuah akhir
namun rindu dan asa yang tertangkap di senyummu
adalah sebuah bukti ketulusan nurani
sebelum malam menghampiri duka
hingga kesendirian menerawang gempita
sebab kau tak pernah dustakan coretan waktu

sesaat kau berhenti berlari
sebelum riak gelombang itu mengaburkan mata
setelah keyakinanku terkubur nyata
aku berlari mengejar nadanada di bawah kaki
persahabatan kita

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar