بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Gambar Wajahmu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Gambar Wajahmu":

tanganku kaku ketika ingin sekali
menggambarkan wajahmu di bukuku
jariku kaku, juga

dan bolehkah aku meminta maaf?
begitu pintaku.

tetapi belum sampai ia di tempatnya
kau siratkan wajah kekakuanmu
seolah aku yang salah, aku yang tak bisa
aku yang tak jantan

bolehkah aku pinta satu kesempatan?
begitu pintaku. selanjutnya

tetapi harus begitu selalu
sebab kuatku tak juga meluluhkan tangan
melunakkan jari

"kita belum menyatu
padahal wajah-wajah kerap bertemu
sepersekian detik!"
amarahmu.

dan bolehkah aku mengatakan sesuatu?
mungkin nasib belum sampai
atau memang takdir yang harus menghakimi
wajah-wajah ini?

sementara...
aku hanya menatap bukuku yang kosong
putih. sekarang dan kemudian

Jakarta, 2012

{ 2 komentar... read them below or add one }

KY mengatakan...

puisinya tentang apa sebenarnya? maaf KY kurang faham bahasa indinesia ini..heheee

Zuwaily mengatakan...

terima kasih atas kunjungan dari sahabat KY.

secara garis besar, puisi di atas menggambarkan akal dan nafsu.

salam

Posting Komentar