بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Gagak dan Dua Anak

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Gagak dan Dua Anak":

seberang masjid
di tepi jalan
menuju gerbang sebuah madrasah
sepasang gagak memungut biji-biji
yang jatuh dari pohon

tak berapa lama
dua anak berseragam memasuki aula
di dalam masjid
membawa sepeti uang di satu tangan
menatap seberang jalan

syahdan, langit tertutup
bumi terbelah
jalan-jalan retak
lelaki berdasi duduk di antara masjid dan madrasah
tengah jalan
menengadah lalu bersembunyi di kerumunan

dan tiba di ujung sore
sebelum matahari terbenam
ada lagu-lagu menyeruak
tinggalkan solawat lalu tumpahkan air mata
menyiksa
membohongi sepasang gagak dan dua anak
tanpa sepengetahuan, nurani, dan iman

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar