بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Hikayat Belalang

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Hikayat Belalang":

dari pintu ke pintu
lalu seekor belalang masuk
hinggap di atas bangku
duduk
memungut sebatang rokok
dihisap dan menyeruput segelas kopi
hembuskan asap-asap
mati

di dekatnya
kupu-kupu terbang dengan telanjang
tanpa sayap di ketiaknya
acuh!
dendam!
memalingkan wajah dari mata yang memendar

sepi...
jangkrik bertandang, memekik
sementara belalang sudah bertulang
tembakau telah berabu
dan kupu-kupu siap mengebiri jantung
menikam
kemudian sayup terdengar anak-anak jangkrik kegirangan
si tuan sudah pergi
antah berantah dan tak mungkin kembali

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar