بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Menjebak Napas

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Menjebak Napas":

begitu dekat sampai napasku sesak
menyembilu di hati
rambutmu terurai dengan sekuntum lara
yang menyangkut di sekitar kepala
aku terjebak!

dari sekian banyak rasa
segudang bayang melambai-lambai mesra
sangat dekat tuk mengambil sekeping hasrat
aku terjebak!
lembayu memakan ombak kenang gempita
ah..., seperti nyanyian-nyanyian malam di saat lelap

kau semakin dekat
menghembuskan napas di hadapan wajahku
pun aku terjebak!
hasrat
lara
pada nestapa tak berhingga

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar