بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Tarian Pada Denting Luka

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Tarian Pada Denting Luka":

tarian pada detak musik yang mengiring
mengelabui mata di pinggir panggung
decak gempita, tepuk tangan membahana
entah mengapa air mata tiba jatuh di tanah

dia buat aku resah, tarian itu
bergerimis rintik-rintik di satu titik
hanya menaburkan kekacauan hati menyembilu
luka semakin dalam dan menautkan gejolak cemburu
memburu
menikam
lalu membunuh tanpa belas kasihan
ya, tarian itu

kemudian pergi tanpa pesan
lenyap seketika setelah denting lagu tak lagi berteriak
selesai sudah, tapi wajah dan gerak
tak dapat kukubur pada malam-malam mimpi
begitu nelangsanya rerimbunan saraf yang terhunus maya

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar