بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Kembali Kepada Tanahmu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Kembali Kepada Tanahmu":

kita kembalikan tanah ini untuk anak cucu
biar mereka tak lagi mencuci darah
di tempat-tempat yang tak terarah
di mana segala rupa menyatu
pada wajah

lalu terlupa dan urungkan tuk beranjak
kakinya sudah berlumur merah

kita kembalikan tanah leluhur ini
warisan dari jelata dan mata menanar
biar mereka rasakan ketika rasa menancap
di ulu hati meranggas runcingnya bambu

lalu mereka enggan menatap
tanah-tanah itu sudah bukan kenangan

kita kembalikan
selagi bisa, sebelum senja harus menyatu dengan mentari
sebelum nada-nada itu bersuara
dari bibir membisu tak beranak kandung

kita kembalikan
selagi bisa, sebelum jenazah kembali dalam raut
- yang rindu anak-anak cucu
berharap doa tak sampai ke kubur

dan ini adalah warisan petuah tanah abadi
namun hanya sebuah lelucon di atas panggung

- kita belum mampu kembalikan tanah ini -

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar