بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Cinta di Telaga

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Cinta di Telaga":

kusampirkan cinta di telaga
dekat menara di ujung petang
sebelum kita pergi

dari sanalah kurajut cerita
menatap pendar cahaya yang jatuh di wajah
dan segala harap tumpah... agar ia tak segera membias
pun tak lekas membenam di antara cinta
milik kita berdua
di dekat jantung keramaian kota

sebelum malam tiba
sejak kutitipkan satu di antara beribu cinta
masih teringat wajah-wajah
canda yang bertabur pada bulir tawa
di semak-semak hati,
dan lantas pulang kembali ke dermaga

kusampirkan cinta di telaga
sekali lagi, untuk kali kedua bertemu
agar tak segera melepas lelah
di selendang yang menutup leher wajah
sebab dingin,
menerpa kita berdua

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar