بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Bukan Mati dalam Sangkar

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Bukan Mati dalam Sangkar":

burungku mati di dalam sangkar
tadi pagi sebelum kunaiki motor butut kepunyaan ayahku
tanpa sebab, tanpa harus dulu bilang ke pemiliknya
kau tahu… sedetik aku menggalau
risau, gundah
bercampur rasa dan ingin sekali menghantam pohon pisang yang menyempil di antara sangkar
burungku mati!

dua hari yang lalu, ya, jika tak salah
teman sejawatku bilang:
"gunakan obat ini biar dia bisa terbang bebas
biarkan paruhnya mematuk daun-daun pisang yang ada
bukankah wajahnya selalu menginginkan bebas?"
aku mengangguk, mengiyakan hasutan itu

pun kau tahu,
burungku mati... sebab obat itukah
sebab kelalaianku
sebab kebodohanku yang membodohkan kata beranak sesal?
aku jatuh setelah itu, berderai tangisku dan didengar orang tuaku

alamak...!
kau menangisi yang tak perlu ditangisi
bukankah burungmu sudah pergi ke antah berantah
semalam, kucing tetangga telah menaruh bangkai burung dari sarang lain
di sangkarnya... dimana kau temui penyesalanmu

aku diam berkecamuk
burungku tak mati, tapi terbang bebas!
ya... dia ingin bebas sepertiku

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar